UNIVERSITAS GUNADARMA
FAKULTAS ILMU KOMPUTER &
TEKNOLOGI INFORMASI

No
|
Nama
|
Judul
|
Tahun
|
Metode
|
Kesimpulan
|
1
|
Lukman Setiawan
|
PERNGARUH RASIO CAMEL TERHADAP KINERJA
KEUANGAN PERBANKAN YANG DIUKUR DENGAN RETURN ON ASSETS (STUDI KASUS PADA
PERUSAHAAN PERBANKAN YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2009-2013)
|
2009-2013
|
Populasi adalah gabungan dari seluruh
elemen yang berbentuk peristiwa hal atau orang yang memiliki karakteristik
yang serupa yang menjadi pusat perhatian seorang peneliti, karena itu di pandang sebagai
sebuah semesta penelitian Ferdinand (2006:47). Sedangkan menurut Sugiyono
(2006), populasi yaitu wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek atau
subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan
oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.
|
Hipotesis keenam yaitu CAR (Capital Adequacy Ratio), NPL (Non Performing Loan), NIM (Net Interest Margin), BOPO (Biaya Operasional/Pendapatan Operasional),
dan LDR (Loans to Deposit Ratio) secara
simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja Keuangan
(ROA)pada perusahaan dan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2009-2013
diterima. kelima variabel independen tersebut mampu menjelaskan variasi
variabel dependen Kinerja Keuangan
(ROA) sebesar 68,1% sedangkan sisanya 31,9% (100% - 68,1%) dijelaskan
oleh faktor-faktor lain yang tidak dimasukkan dalam model penelitian ini.
|
2
|
Nuresya Meliyanti
|
ANALISIS KINERJA KEUANGAN BANK : PENDEKATAN RASIO NPL, LDR, BOPO DAN
ROA PADA BANK PRIVAT
DAN
PUBLIK
|
1997-2008
|
Statistik
Inferensial, merupakan bidang ilmu statistik yang
mempelajari cara-cara penarikan suatu kesimpulan dari suatu populasi tertentu
berdasarkan sebagian data (sampel). Dalam penulisan ini penulis menggunakan
Statistik Parametrik yang merupakan bagian dari statistik inferen, yang
terdiri dari analisis independent
samles t test dan analisis diskriminan.
|
Hasil
analisis menggunakan metode Independent
Samples T Test menunjukkan bahwa kinerja bank fokus dan bank terbatas
jika dilihat dari NPL, CAR, LDR, EATAR dan
ROA cenderung sama. Hal ini menunjukkan bahwa kelima variabel tersebut
cenderung stabil dan tidak dipengaruhi oleh besarnya modal yang dimiliki
bank. Sementara jika dilihat dari BOPO, hasil analisis menunjukkan bahwa
terjadi perbedaan kinerja antara bank fokus dan bank terbatas, dimana kinerja
bank fokus cenderung lebih baik jika dibandingkan dengan kinerja bank terbatas.
|
3
|
Andri Priyo Utama, ST.
|
PENGARUH NON PERFORMING LOAN TERHADAP
KINERJA KEUANGAN BANK BERDASARKAN
RASIO
LIKUIDITAS, RASIO SOLVABILITAS, DAN RASIO PROFITABILITAS PADA PT.BANK MANDIRI (PERSERO), TBK.
|
1993-2007
|
Jenis data yang digunakan dalam
penelitian ini adalah data
sekunder. Sumber data diperoleh dari laporan keuangan triwulan PT Bank Mandiri
(Persero), Tbk. selama periode tahun 2004 sampai dengan tahun
2007 yang telah dipublikasikan di media cetak
maupun di internet.
Metode pengumpulan data yang digunakan metode
kepustakaan. Penulis
melakukan studi pustaka
dengan cara membaca buku-buku,
literatur-literatur,
jurnal dan majalah ilmiah, serta catatan perkuliahan yang berkaitan langsung dengan objek pembahasan.
|
Dari hasil
analisis korelasi, 6 variabel, yaitu:
Primary Ratio, Capital
Ratio,
CAR, Net Profit
Margin, ROE, dan ROA menunjukkan korelasi terhadap NPL pada
tingkat signifikan
α = 5% dengan arah hubungan yang negatif. 4 variabel, yaitu: Asset to Loan
Ratio, LDR, Interest Margin on Earning Assets, dan Interest
Margin on Loans menunjukkan korelasi terhadap NPL pada tingkat signifikan
α = 10% dengan arah hubungan yang
negatif pada Interest Margin on Earning Assets, dan Interest Margin on Loans, sedangkan arah hubungan yang positif pada Asset to Loan Ratio dan LDR. 3 variabel, yaitu: Quick Ratio,
Cash Ratio, dan Rate
Return on Loan
tidak menunjukkan korelasi yang signifikan
dengan NPL.
|
